Do What You Really Want, Dear! I Will Support For Your Best

Gambarnya Ghaly

Hasil Karya Ghaly

Saya bukan termasuk ibu yang ambisius atau ingin memaksakan sesuatu yang saya suka untuk kedua buah hati saya. Sebisa mungkin mereka bisa melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Saya ingin mereka tumbuh dengan masa kanak-kanak yang indah dan dapat dikenang sampai kapanpun mereka dapat mengingatnya. Namun dibalik semua keinginan mereka, sebagai seorang ibu tentunya ingin mengarahkan ke “sesuatu” yang lebih positif. Dengan menunjang segala fasilitas untuk memenuhi bakat dan minat mereka. Tentunya tidak semua bisa dipenuhi namun dengan kemampuan dan keterbatasan saya dan suami sebagai orang tua.

Siapa sih orang tua yang gak bangga melihat perkembangan buah hatinya? Seorang ibu tentunya yang paling amat sangat berperan dalam perkembangan anak-anak. Biasanya pengaruh ibu lebih kuat dibanding bapaknya (biasanya yaaa hehehe). Begitupun kedua anak saya. Tanpa saya sadari ternyata pengaruh dan didikan saya terkadang “menuntut” mereka memenuhi keinginan saya (juga).

Agak dilematis sih memang.
Secara teori, sepenuhnya saya ingin mereka dapat mengembangkan minat dan bakat mereka sesuai yang mereka mau. Tapi emang dasarnya ibu-ibu, adaaa aja “tanpa sengaja” mengarahkan keinginan mereka kepada sang anak.

Kaya gini nih…contoh kecilnya :
Waktu anak-anak senang menggambar, saya excited sekali. Maklum karena bapaknya mahir di grafis dan seni, jadi persepsi saya mungkin ini nurun dari bapake. 😀
Jadi mulailah saya “mengarahkan” mereka agar semakin suka menggambar. Saya belikan alat-alat gambar untuk menunjang minat mereka. Salah satunya adalah saya membelikan mereka crayon/pastel agar lebih mudah mewarnai karena bahannya lebih empuk dibanding pensil kayu. Dan tentunya warnanya bisa lebih cerah dan hidup. PADAHAL mereka lebih senang menggunakan pensil warna, dengan alasan tangan mereka bisa lebih bersih dan saat mewarnai tidak keluar garis. Simple thing kan ?!?!
Tapi karena beda pendapat antara saya dan mereka, AKHIRNYA mereka jadi enggan menggambar karena “permintaan saya” untuk menggunakan crayon daripada pensil warna.

Eng…ing…eng…..
Kalo udah gini, sebenernya ada tanda-tanda pemaksaan saya secara tidak langsung kepada anak-anak. Walaupun tujuan saya sebagai ibu ingin yang lebih baik. TAPI terkadang saya gak sadar memaksakan keinginan kepada mereka. Loh ? Itu kan gambar mereka yang buat, mereka yang warnai dan mereka juga yang kerjain. Kenapa jadi situ yang repot?

Hahahaha. Inilah yang sering berkecamuk didalam diri saya dalam mendidik anak-anak. Ketidaksadaran kita sebagai orang tua ingin memberikan yang terbaik kepada anak. Terkadang menjadi pemaksaan yang terselubung terhadap buah hati kita.

Membiarkan apa yang mereka suka dan apa yang mereka mau sebenarnya bukanlah hal yang susah. Orangtualah, sekali lagi, yang berperan penting dalam membimbing mereka agar tidak salah arah. Namun terkadang ada hal-hal yang membuat ibu ingin berperan dalam setiap hal yang dilakukan anak mereka hingga akhirnya salah kaprah. Saya sering mengalami hal ini. Dan sering pula menyesal karena mendulukan ego saya dibandingkan keinginan dan kemauan mereka.

Saya INGIN SEKALI….teramat ingin mendukung segala keinginan mereka sesuai yang mereka mau. Tidak memaksakan ego apa yang saya mau. Tugas saya sebagai ibu hanya mengarahkan ke arah yang lebih baik dan benar. Bukan, bukan buat saya. Tentunya buat bekal mereka di kemudian hari.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kiddo, Parenting. Tandai permalink.

2 Balasan ke Do What You Really Want, Dear! I Will Support For Your Best

  1. titiw berkata:

    Aamiin. Diksi katanya boleh juga nih airin. pake kata “berkecamuk”. Serrr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s